Posted in Love, Love and Love

Pacaran coba-coba?

beberapa hari sebelum saya bertolak ke Groningen,

Papa : “dek..udah punya pacar belum sekarang?”
Vica : “belommm..”
Papa : “emang kenapa? ngga’ ada yang deketin? nah itu si xxx? gimana?”
Vica : “eumm.. ya gak’ gimana-gimana pap..belum sreg aja, nanti kalo ditinggal terus marah-marah, ngelarang-ngelarang kan males..”
Papa : “ya di coba dulu aja, kalo bisa ditinggal berarti orangnya baik..”
Vica : “………..” *dalam hati* “pap, pacaran kok coba2, minyak kayu putih aja jangan coba2 hahahaha”

setujukah kalian dengan pacaran coba-coba?

hemm…kalau buat saya pribadi.. rasa sayang dan rasa suka itu ngga’ bisa dipaksakan.. pernah ketemu cowo’ yang pinteeernya minta ampun, but there’s no connection between us? nah yaa.. saya juga ngga’ bisa maksain untuk akhirnya jadi suka. atau ada cowo’ yang gantengnya ampun2an.. but after all kalo ganteng aja yaa..elastisitas wajah juga akan berkurang seiring berjalannya waktu.. 😛

saya beberapa kali ketemu sama temen yang akhirnya menerima cinta dari seseorang cuma karna kasian. hah? kasian? kamu ngga’ kasian sama diri kamu sendiri yang harus mencoba menyukai dan sayang sama dia? Readers, menerima cinta seseorang padahal kita ngga’ suka itu bukan hanya menyakitkan bagi kita pribadi tapi juga menyakitkan bagi dia, kita membohongi diri kita sendiri dan membohongi dia..

apa enaknya hidup dalam kebohongan?

saya sedih nih kalo ngeliat ada pasangan yang kayak gini. Ada yang pernah jawab, “berjalannya waktu nanti juga jadi suka vir..” buat saya pribadi sih, cinta itu ngga’ bisa dipaksakan..cinta agak abstrak untuk di definisikan, saya pribadi lebih suka dengan kata sayang, karna sayang lebih mudah di deskripsikan sebagai bentuk perasaan ngga’ mau orang yang kita sayangi dalam keadaan trouble, tersakiti, sedih, etc.

Apa jadinya kalo kita di deketin sama orang yang ga ada “connection” sama sekali?

dear beloved readers, just follow you heart, yakinlah dengan apa kata hati kamu. Yaa.. nasihat dari teman-teman atau keluarga memang juga perlu dipertimbangkan (biasanya kalo si dia deket sama sahabat kita.. somehow, sahabat kita jadi suka merekomendasikan dan mempromosikan si dia di depan kita nih 😛 ) but after all, kamu yang bakal ngejalanin hubungan ini nantinya. Jadi saran saya, kalo memang ngga’ suka yaaa.. bersikaplah sewajarnya sebagai teman, ngga’ perlu memberikan harapan lebih ke dia karena semakin kamu memberikan harapan lebih, semakin membuat ia yakin cintanya akan diterima.. 😦

Love from Groningen,

Vira Cania Arman.

Advertisements

3 thoughts on “Pacaran coba-coba?

  1. Kalo ngomongin tentang arti cinta, ngga bakal ketemu artinya, orang-orang punya pemikirin sendiri tentang cinta, dan apa yang ia
    katakan itu adalah benar, karena yang apa yg ia katakan adalah yang ia rasakan. But, sejauh yang saya tahu, jika orang sedang jatuh cinta, ia akan menjadi orang yg egois, cuek sama lingkungan…
    Dan kalo pacaran, untuk sekarang ini “itu hanya membuang waktu!”
    ‘Just my Opinion’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s