Posted in Economic Things

yuk berinvestasi! :D

Huaaallloo teman-teman semuanyaaa… 😀

hmm.. kali ini saya mau bagi-bagi cerita tentang ilmu yang barrrruuu aja saya dapatkan! 😀 hehe.. hidup di sekolah bisnis membuat saya tertarik buat bermain di pasar modal. iya niih.. kebetuan memang sekolah saya sekarang juga bekerja sama dengan sekuritas kenamaan di Indonesia, sebut saja Kresna Securities. Jadi di lingkungan SBM ada kantor sekuritas tersebut. Nah dosen ekonomi, maupun Corporate Finance saya pun juga berulang kali mengatakan “ayo kalian hanya dengan Rp. 2.500.000 sudah bisa membuka account di Kresna”

menjadi tergiur dengan kata-kata bahwa investasi ini katanya high return.. dan cocok buat investasi jangka menengah sampai jangka panjang 😛

beberapa hari yang lalu, saya membuka account e-mail sbm saya! Ada undangan seminar “meningkatkan penghasilan melalui investasi di pasar modal” woot! PAS banget nih! ini yang saya cari-cari.. and it’s FREE! check tanggal.. wah pas lagi ngga’ ada kuliah juga. 😀 besoknya pun saya ngajakin geng BRM buat ikutan dateng ke seminar.. yeaaah dan di sambut positif smua juga tertarik 😀

Business Research Method's Group

tiba lah hari ini.. pagi-pagi saya dateng ke auditorium.. hemm..hemm.. dari 4 pembicara yang hadir, 2 dosen saya di SBM, 1 kakak kelas, dan 1 lagi dari pihak Kresna Securities.. nah rangkumannya saya akan jabarkan di sini yaa 😀

Pernyataan : takut ah..main saham..resiko-nya tinggi
Tanggapan : weeits! semua mengandung resiko, bahkan kita berdiam diri dirumah aja mengandung resiko. bisa aja kan (naudzubillah) tiba-tiba kebakaran, atau gempa bumi ? so, kita ga boleh takut.. dan beberapa produk investasi beragam resiko-nya boleh di pilih mana yang sesuai.. tapi inget satu prinsip “High Risk-High Return” atau “Low risk – Low return”

Pernyataan : apa untungnya main saham?
Tanggapan : nah saham liquid sewaktu-waktu bisa dijual ato kalo mau nambah bisa beli 🙂 coba deh kamu tiba-tiba pingin beli laptop, butuhnya 13 juta.. tapi tapi kamu punya tabungannya dalam bentuk rumah 3 kamar.. nah lho? lama kan kalo nunggu rumah ke jual.. atau kamu juga ga bisa kan jual rumah bagian garasi-nya ajah? 😀 di sini juga kamu bisa mendapatkan income passive.. 😀

Pernyataan : ah.. enakan nabung aja di tabungan bank..lumayan kok bunga-nya
Tanggapan : hey! kita punya musuh bersama, namanya INFLASI! dan sampai sekarang siih inflasi lebih besar dibandingkan bunga yang di berikan dari bank. mungkin uang kita memang aman saja dan bertambah beberapa persen.. tapi, kemampuan uang kita untuk membeli barang semakin turun.. biasanya disebut purchasing power 😀 atau contoh mudahnya gini, kita punya uang 10 juta, disimpan di dalam bantal selama 10 tahun.. nilai-nya sii tetap dan wujudnya aman.. tapi kalo tahun pertama dengan 10 juta kita bisa beli beberapa puluh karung beras di tahun ke 10 kita hanya bisa membeli beberapa karung beras.. karna harga beras yang semakin lama smakin naik.. 😦 solusi-nya? cari produk investasi yang bisa mengikuti laju inflasi seperti logam mulia, properti, atau produk-produk di pasar modal! 😀

yaaa.. katanya beliau-beliau tadi sihh.. kondisi ekonomi di Indonesia masih menjanjikan untuk masa depan, jadi ngga’ ada salahnya untuk mencoba menanamkan investasi di sini. hal yang perlu di ingat ialah, pahami betul jenis investasi yang ingin kita ambil (reksadana, saham, etc). Kalau nilai saham lagi turun yaaa jangan kecil hati.. sementara tutup mata dengan saham tersebut karna sewaktu-waktu nilai pun bisa berubah dan tidak menutup kemungkinan untuk naik lagi di masa mendatang 🙂

saya pun berencana membuka account kecil-kecilan hhihi.. yaa cobain blajar dan tau situasi dulu aja, nanti kalo udah ngerti uda tau seluk beluknya baru di tambahin lagi ‘modal’nya.. kan lumayan kalo saya bisa menghasilkan uang jajan sendiri 😛 doain yaaa smoga suksess! 😀

suasana seminar

*thanks to the inspiring time Mr. Herlanto, Mr. Subiakto S., Pak A****, dan Kak W***** (duh lupa namanya maaf yaa)

Posted in Economic Things

Credit Card.. use it or leave it?

Hmm.. Credit card! Topik yang satu ini lumayan hangat karena mencuatnya berita mengenai salah satu nasabah yang meninggal dunia karena di duga ada tindak kekerasan dari debt collector utusan salah satu bank ‘ternama’ di Indonesia.. serem abis.. 😦

Saya jadi inget, dulu jaman semester 1 (sekarang saya udah semester 5) saya di suruh bikin karangan 2000 kata tentang beberapa topik yang bisa saya pilih dan menurut saya yang menarik adalah credit card. Nah dibawah ini ada sedikit cuplikan tips dari tulisan saya 😀 ngga’ usah di translate yaa..hihihi bahasanya ringan kok..

There is nothing perfect in this world. All we can do is sort out what is best for our lives. As well as credit cards. Basically just be very careful when you are applying for a credit card, make sure you weigh up all sides of the argument for because credit card usually have terms and conditions that complicated. Some tips if you want to apply credit cards, use a low or no-fee credit card and save on the annual fee that some companies charge.

… A good way to help to reduce what you pay on your credit card is to search for a card with a lower interest rate. Many financial institutions now offer at least one of these types of cards. Remember that when you take a cash advance on your credit card, the interest starts accumulating immediately and not on the due date of your credit card bill, keep in mind that if you make only the minimum monthly repayment you may never get out of debt. Also, do not loan your credit or give out your credit card information to anyone but reliable companies.

The main advantage of having a credit card is convenience but if you’re not good at budgeting and managing your finances, the over-use of credit cards can leave you with a debt that is very difficult to pay back. It is saver to use debit card. Debit card is a plastic card that provides an alternative payment method to cash when making purchases.

…Using credit cards is not a lifestyle, is all about you need it or not. Think about why you should have a credit card, is that really important to your life, how much do you need a credit card, and can you keep your desire to buy something that the price is much higher than your salary in a month. By thinking about the answers of these questions it will help you to make your priority to your life. Many people can survive without credit cards, and they can live more peaceful than people that have a credit card (people that have at least one credit card usually having uncomfortable live because the credit card bill will come in every month with amounts that increase month-by-month).

credit card dan saya.. hmm… baru tahun lalu tepatnya ketika menginjak umur 19 tahun.. Papa mulai mempercayakan saya untuk mendapatkan credit card (tambahan) 😀 seneng? Hmm..seneng sih dapet kepercayaan..berarti saya udah dianggap mampu mengelola keuangan dengan baik tapi toh credit card-nya kebanyakan jadi pajangan di dompet aja ehehehe.. karena menurut saya, selagi debit (tabungan) saya masih ada isinya saya ngga’ perlu menggesek credit card, walaupun ada tiket nonton beli 1 gratis 1 tetep aja saya lebih milih untuk bayar normal. Kelemahan credit card di mata saya.. jadi ketauan Papa saya belanja apa aja.. hahaha jadi kalo emang ada yang pingin saya beli (keperluan pribadi) dan harganya agak ‘lumayan’ saya lebih memilih untuk menyisihkan uang jajan saya hingga cukup trus bilang mama.. kalo saya uda punya tabungan sendiri buat beli yang saya mau.. jadi mama dengan senang hati akan mengizinkan 😀

trus sama sekali ngga’ pernah dipake credit cardnya ? hehehe yaa pernah juga sih.. buat emergency saya pas lagi sakit di RS Borromeous, itu juga disuruh Papa, yang lainnya adalah buat masuk lounge di airport Balikpapan dan Jakarta (promo ini cukup menguntungkan loh! Dari pada bayar cash Rp. 75.000,00 lebih baik bayar pakai credit card Rp. 1,00) 😛

hmm.. ngga’ slamanya punya credit card itu buruk..yang terpenting kalo kita punya credit card adalah use it wisely! 😀

Posted in Economic Things, Recently

Belanja?

Sebagai anak kost kegiatan yang satu ini tidak mungkin dilewatkan oleh saya.. yaaa.. karena saya bertanggung jawab akan keberlangsungan hidup saya sendiri di kost.. hehe.. bedanya dulu di asrama sama kost, kalo di asrama 3 kali sehari plus 1 kali makan snack di istirahat sekolah udah terjamin. Nah kalo di kost? Kalo saya ngga’ nyari, yaa makanan ngga’ akan dateng ke saya ehehe..

Selain memenuhi kebutuhan makan saya juga rutin beli keperluan mandi, minuman, kebutuhan pribadi, obat-obatan.. yaa tergantung mana yang uda abis dan urgent di beli.. hehehe karena saya mahasiswi manajemen yang sedikit nyerempet ke ekonomi juga.. yaaa sedikit banyak saya itung-itungan juga terhadap pengeluaran pribadi 😛 sebagai bentuk langkah hemat dalam berbelanja maka kali ini saya juga mau bagi-bagi tips agar belanja jadi ngga’ melebihi budget! 😀

1. catat apa aja yang mau dibeli. Ini penting lho! Gunanya untuk mengerem diri kita dari barang-barang yang ngga’ perlu di beli selain itu bikin kita inget.. soalnya dulu saya suka lupa sama apa yang mau di beli, akhirnya tiap rak saya lewatin sambil berharap siapa tau saya jadi inget apa yang bakal dibeli daaaaan barang yang diambil malah yang ngga urgent untuk dibeli.. doooh dodol!

2. Makan sebelum pergi berbelanja. Gunanya? Sebagai tambahan energi untuk keliling supermarket! Ehehehe ngga’ deng.. gunanya adalah biar kita bisa mengontrol mata dan perut untuk ngga’ beli snack, roti atau camilan secara berlebihan. Saya pernah pergi ke supermarket pas lagi laper-lapernya alhasil saya beli roti, beli snack, beli frozen nugget, beli makanan yang cukup banyak saking rasanya pingin di makan abis bayar di kasir.. nyatanya? Ngga semuanya saya makan hari itu juga.. 😦

3. Survey harga. Ini agak berlebihan sih.. cumaa yaa saya ngga’ sengaja juga ngelakuin hal ini. Jadi saya itu addicted sama Teh Kotak. Minuman di kost saya ada tiga macam yang jadi favorit, mineral water “nestle”, teh kotak, sama pocari sweat. Dan ternyata harga teh kotak di tiap mini market itu beda-beda! Ehehehe dari yang mulai 2.500, 2.250, sampai 2.190 (nanggung banget yaaa?) cuma kan yaa saya beli-nya biasanya satu dus.. trus ngefek kali yaa kalo saya belinya secara terus menerus? kalo beli 1 sih ga gitu ngefeeek ehehehe. oiya, harga paling murah di menangkan oleh Carrefour 😀 harga kedua termurah oleh mini market di Tubagus ismail namanya MM Barokah.. harga ketiga? Mini market yang lagi hip bangeeet! (silahkan tebak sendiri) 😛

4. Teliti harga sebelum membeli. Saya mau cerita.. jadi kemaren mata saya merah, trus karena uda urgent saya pergi ke mini market yang lagi ‘hip’ itu untuk beli obat tetes mata.. harganya 16.000.. yaa pas di bayar santai aja.. Nah tau ngga’ sih pas pulang saya baca di HET (Harga Eceran Tertinggi) = 9.450.. krikk..kriik… huaaaaa sesaat saya merasa tertipuuuu! -___- ya udah lah yaa.. saya ikhlas aja.. hehehe pesan saya ialah.. kalo emang ngga’ terdesak.. ada baiknya beli obat di Apotik saja ..hehehe 😀

5. Jangan tergoda buy 2 get 3 dan penawaran sejenis. Yeaah.. inget apa yang anda butuhkan dan berapa banyak yang anda butuhkan. 😀 promo ini kadang menjebak lho dan tentu saja membuat anggaran belanja anda jadi meledaaaak! Ehehe.. hati-hati yaa.. kalo memang beli shampoo butuhnya cuma satu yaa beli satu aja.. untuk makanan yang di buat promo seperti ini ada baiknya cermati tanggal kadaluarsa-nya biasanya sih kadaluarsanya lebih dekat dibandingkan produk sejenis dengan harga normal.. 😉

At the end, smoga tips belanja kali ini bermanfaat yaaa!

Salam Belanja.

Vira Cania Arman.

Posted in Economic Things, Recently

Berbisnis? Siapa Takut!

Olaaaa! 😀

Karena ada request untuk menulis tentang tips-tips memulai bisnis (padahal saya juga belum memulai bisnis) hanya masih meneruskan studi disini.. tapii yaa..ngga’ papa lah yaa.. saya berbagi ilmu dari apa yang saya dapatkan dari para dosen, kakak tutor dan teman-teman saya.. 😀

Here we go, tulisan ini merupakan beberapa kumpulan “TIPS MEMULAI USAHA/BISNIS” yang semoga berguna bagi para readers yang ingin memulai suatu usaha/bisnis, yang perlu di persiapkan ialaaaaah :

1. Niat. Iya! NIAT! Kunci pertama adalah niat bukan MODAL alias DUIT! Kenapa hayoo? Karena modal bisa di cari sering berjalannya usaha sedangkan niat, kalo dari awal aja ngga’ niat hasilnya malah bisa jadi asal-asalan. Ada modal ngga ada niat usaha ngga’ bisa jalan.. Ada niat ngga’ ada modal? Bisa minjem duit di bank, bisa cari investor, bisa usaha kecil-kecilan dulu 😀 yang perlu di ingat ialah untuk memulai suatu bisnis diperlukan pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, daaaan tentu saja uang! Harus siap mental juga! 😀

2. do what you love, and love what you do. Cari apa yang menjadi ketetarikan kamu ketika ingin memulai suatu usaha/ bisnis. Karena dengan begitu kamu ngga’ akan ngerasa cape’ atau terpaksa dalam menjalankan bisnis. Sebagai contoh, kamu suka banget makan bebek dan menurut kamu belum ada resto bebek yang paaaalingg enak dan pas sama lidah kamu.. nah bisa tuu di dalami dalam melakukan bisnis ini 😀 ada pesan dari dosen saya, kalo menurut beliau riset untuk memulai usaha kuliner terbilang cukup lama memakan waktu bulanan hingga tahunan karena pertama kita harus mencari selera dari target market, menentukan resep rahasia yang unik dan pas di lidah, serta harus telaten menerima kritikan dan masukan. TAPI, kalo kamu emang suka sama kuliner, why not? Seruu juga kaaan.. kalo akhirnya recipe kamu bisa se-mendunia KFC siapa yang ngga’ bangga cooba? Hehehe

3. Mulai dari yang kecil. Setiap orang pasti pingin sukses dan langsung bisa punya usaha sebesar Agung Podomoro Group (misalnya) tapiiii…kan semuanya ngga’ bisa instan 😀 mulai lah..dari yang kecil.. insya Allah kalo ulet, telaten, rajin dan pantang menyeraaaah pasti bisaaaa!

4. Jangan takut gagal. Satu kali gagal bukan berarti akan terus gagal.. setidaknya kamu sudah perna mencoba, dan bisa belajar dari kesalahan 😀

5. Banyak Menerima, Banyak Memberi. Nah.. kalo sudah memulai bisnis dan mendapat profit ada baiknya memberikan sebagian rezeki kepada orang yang kurang mampu.. 😀 insya Allah, usaha akan menjadi lancar dan tambah banyak rezekinya..

Hmm… segini dulu yaa tips-tips sukses yang bisa saya berikan! sampai jumpa di tips-tips selanjutnyaaa 😀

Posted in Childhood, Economic Things

1/3 (sepertiga)

Ola! Kali ini saya mau bagi-bagi ilmu yang di dapatkan dari Alm. Kai’ (kakek dalam bahasa Banjar) mengenai pengelolaan uang. Sebelumnya saya mau flash back sedikit dengan almarhum.. jadi sebenernya saya sayaaaaaangg banget sama beliau, karena menurut saya kai’ itu selain ganteng (aduuh viraaa..), rajin menabung, pintar dan agamis! Wehehe mantaaps!

Dulu jaman kecil kalo Kai’ berkunjung ke Bontang, sebelum beliau balik ke Samarinda pasti bagi-bagi duitt! Hihi (dasar mata duitan) dan senengnya duit yang kai’ bagikan pasti duit baru yang masi kinclong dari PERUMPERURI gitu..senenggg bangeeet soalnya menurut saya, uang baru Rp. 500 akan lebih berharga dibanding uang Rp. 1000 yang lecek 🙂

nah tau ngga siih? Saking sayangnya buat nge-gunain uang tersebut sampai sekarang masi saya simpen lhoo uangnya… pecahan Rp. 100, Rp. 500, dan Rp. 1000, oiyaa seinget saya kayaknya uang Rp.100 masi ada satu gepok.. alias 100 lembar…alias Rp. 10.000 hahahaha ya rabbi mau diapain yaa duitnya itu..

Singkat cerita begitulah sejarah saya dengan Kai’ yang akhirnya menghembuskan nafas terakhir di bulan agustus 2006 yang lalu. Ajaran beliau yang pernah di ceritakan ke keluarga saya baik papa,mama, mba’ veny, mba’ ghia ialah TIPS MENGELOLA KEUANGAN! 😀 (gak kalah yahudnya dibading tips ekonom lain!)

Penasaran? Langsung aja yaa… jadi kata Kai’ setiap dapet gaji beliau membagikannya ke dalam tiga pos!

1. untuk Makan (kebutuhan rumah tangga)
2. untuk Pendidikan anak
3. untuk berpelesir.. alias tabungan jalan-jalan..

asssik banget kaaan? Makanya ketika beliau pensiun.. beliau bisa jalan-jalan keliling eropa, Canada, US dll.. Yaa pokoknya in the late 80’s beliau sempat mengunjungi papa mama yang saat itu sedang bertugas di UK. Ooohh kaaaaai’…. Ikutt dooongg! (kamu telat lahir viir!)

Nah? Nah? Terus saya sebagai cucu-nya juga mau dongg ngikutin jejak Kai’ biar bisa banyak tabungannya hehehe.. akhirnya saya memutuskan untuk membuat tiga pos juga di tahun 2011! Eh?? Tapi kan saya belom punya anak? Tabungan ke dua buat apa dong??? Tabungan-serba-dibagi-tiga ala saya ialah..

1. buat kehidupan mahasiswi + anak kost (makan, jalan-jalan, beli buku, beli bensin mylo, etc)
2. buat beli ‘must have items 2011’
3. buat impian saya go abroad (S2 atau umroh atau exchange)

hehehe..yaa saya berprinsip satu hal.. “dikit-dikit lama-lama jadi bukit” nabung tuu yaa mesti telaten dan jangan di inget-inget kalo punya uang.. kalo ngga’ ntar bisa tergoda untuk di habiskan ke hal-hal yang kurang penting hehehe!

Salam semangat menabung!

Vira Cania.