The Intern’s Story

Hi All,

Kali ini aku mau cerita pengalaman aku pertama kalinya jadi intern. 🙂

Flashback dikit di tahun 2009-2012.. aku punya jadwal kuliah S1 yang supeeeer padat, dan hampir gak ada jeda sama sekali kecuali libur maksimal 2 minggu, ini membuat aku lulus S1 dalam 2 tahun 11 bulan. Dan sambil nunggu wisuda, aku sempet apply – apply intern alasannya simple..  gak sabar pengen ngerasain kerja kantoran dan a bit tertantang melihat satu persatu temen aku dapet kerja sebelum wisuda. Tapi takdir berkata lain, aku dapet full-time job 2-3 minggu setelah wisuda S1. Alhamdulillah..

Fast forward ke July 2016. Aku memutuskan resign dari Bank Sentral di Indonesia. kenapa? satu, aku mau seatap sama suami (cyin.. LDRan itu menguras dompet, waktu tidur, dan hati hhihi), kedua it is always my dream to live abroad and try something new, ketiga aku dapet beasiswa S2 so at leaaaaast selama satu tahun kedepan aku gak bakalan jadi pengangguran, punya occupation, dan punya “gaji” yang yaaa per bulan-nya lumayan alhamdulilah.. GOOD DEAL!

Fast forward ke July 2017. skripsi udah di submit tinggal tunggu nilai, pesan suami cuma satu, entar aja nyari kerjanya sekarang fokus persiapan haji. Agustus – September kami pun berangkat, pulang dari Mekkah harus bedrest satu minggu karena Bronchitis, Akhir September keluarga dateng daaan mulai lah trip keliling Europe, Oktober di wisuda.

Mid-November 2017, dikabarin kalo skripsi S2 ku jadi finalis Lomba Karya Ilmiah yg diadakan di Bank Indonesia, aku pun sibuk nyiapin presentasi dan pulang ke Indonesia selama 2 minggu. In the meantime, beberapa interview kerja aku jalani.. cuma masi belum rejeki.

Desember..  Bulan tersempit bagi semua orang yang pengen liburan, semua vacancy udah di apply tapi belum ada panggilan yang berarti, begitupun dengan Januari.. ada satu dua yang menarik tapi waktunya gak pas, mereka butuh cepat tapi aku mau liburan ke Indonesia selama February.

Anyway, pas pulang ke Indonesia, ada satu e-mail lowongan intern yang masuk dari sebuah well-known Insurance Company di Rotterdam. this is it! it might be the one. buuuut… a couple of days before going back to the NL, mereka bilang udah nemu anak intern yang baru. Ok, gak jodoh.

Do I really want to be an intern?

At some points, masih ada ego dalam diri aku (ps: aku udah kerja 1 tahun jadi consultant, 2 tahun 8 bulan jadi central banker) mulai karir dari 0 lagi, ituh kayak beraaaat banget.. tapi balik lagi, ya mereka tau apa tentang kerja di Indonesia? dan hasil pengamatan aku, beberapa temen yang kerja di perusahaan besar di Belanda kebanyakan mulainya dari intern, parahnya lagi ada loh yang gak di gaji selama intern, cuma dibayarin uang transport aja :’) beberapa lainnya ada juga yang langsung dapet full-time position.

Terus, apakah aku nyesel jadi intern?

Not at all. Saran papa aku cuma satu, coba aja dulu mulai dari awal siapa tau ada lowongan di dalem. Saran suami ku juga cuma satu, mau sampe kapan aku nolak-nolakin interview lanjutan cuma karena gak sreg, nolak2in kerjaan, dan akhirnya stress sendiri. Kelamaan nganggur juga gak baik buat CV aku dan membuat para HRD di company lain bertanya2..

Akhir Maret 2018. Aku ttd kontrak jadi intern selama 9 Bulan. PS: PERTAMA KALINYA DALAM HIDUP JADI INTERN 😀 Totalnya ada 8 orang yang terpilih dan masing-masing ditempatin di team yang berbeda. Luckily for me, desk manager aku sangat supportive dan melihat kinerja aku yang ternyata diatas rata-rata.

Menginjak bulan kedua, ada lowongan full-time position di team yang sama, dan dalam dua kali interview (kurang lebih satu bulan prosesnya) aku ditawarin kontrak baru as a FULL TIME EMPLOYEE! Alhamdulilllaaaaah.. this is it!! Mid-July 2018 aku pun ganti kontrak.

Apakah setiap intern ditawarin full time?  

Tentu tidak. Dari 8 orang intern, cuma 2 yang ditawarin kontrak jadi employee (internal) di bulan ketiga, 2 bulan berikutnya 1 lagi ditawarin jadi employee (internal), bulan berikutnya 1 ditawarin jadi employee (external), yang lainnya masih kontrak as an intern sampai akhir tahun.

In the end, here’s my points..

  1.  Intern emang bukan buat nyari duit, tapi buat wadah belajar ttg dunia kerja, pembuktian bahwa kamu itu worth it more than just an intern, perluas networking, and building relationship with others.
  2. Intern adalah a GOLDEN TICKET untuk dapet full-time job. kenapa? karena biasanya lowongan pekerjaan akan ditawarin ke internal dulu sebelum di publish ke company’s website, itulah kenapa kebanyakan vacancy yang ditaro di luar cepet banget terisi ato kalopun nggak.. saingannyaaa wuihh buanyaak banget.
  3. Intern itu ASIK. tugas kamu adalah belajar sebanyak-banyaknya, belum ada tanggung jawab berarti dan pasti kamu punya mentor.
  4. Evaluate diri kamu di 1/3 awal dari total masa kontrak intern. Be honest to yourself, kalo emang gak ada posisi full-time ato kamu gak sreg sama kerjaannya.. jangan terlena dan tunggu di akhir masa kontrak. Nyari kerja itu butuh waktu, dan kalo company ditempat kamu intern juga udah memastikan gak ada future disini, yaa what for? do not waste your time.. go find something else!
  5. always push yourself beyond your limit.. jangan cepet berpuas diri, karena kalo mau jadi sukses itu gak bisa instan 🙂

 

Salam,

 

Vira Arman

 

 

Advertisements

5 Hal Penting dalam Apply Kerja!

Hi Semuanyaaaa..

Menyambut kamu-kamu yang baru aja lulus kuliah, dan lagi apply kerja.. aku kali ini mau ngebahas 5 Hal Penting dalam Apply Kerja. Tips ini berdasarkan pengalaman aku pas 2012, 2013, dan 2017 mencari kerja hahaha.. baik di Indonesia maupun di Belanda dan tidak terpaku untuk masuk ke company / lembaga tertentu. Kenapa? karena pada akhirnya aspek terpenting dalam nyari kerja itu yaaa sama aja..

Oiya! tadinya mau dibikinin vlog-nya, cuma weekend ini gempor yaak lagi pindahan apartment wkwk.. jadi blog aja dulu yang di update :’) ok, let’s go!

1. Learn the Company very carefully!

Kebanyakan pendaftar, asal daftar aja.. keterima syukur, gak keterima ya gak rejeki tanpa persiapan yang matang. Padahal ini salah bangeett temen-temen! Hal pertama setelah baca iklan lowongan namun sebelum submit aplikasi kerja adalah belajar ttg company / lembaga tersebut.

Dimulai dari yang simple dulu, visi misi dan corporate values.. cocok gak nih sama diri kamu? coba resapi dalam-dalam.. dan berusaha memasukkan values tersebut di diri kamu.. nah! kalo cocok lanjut lagi belajar ttg business mereka.. gimana mereka earn the profit, dsb. Ketika interview, ini juga jadi poin penting.. seberapa dalam kamu tau ttg company ini.. lebih baik lagi kalo kamu bisa mencari isu-isu terkini tentang company tersebut, coba gali solusi untuk menghadapi tantangan business di masa mendatang dan menjadi bahan diskusi dengan hiring manager di interview terakhir. Jadi keliatan gitu.. kamu tuh niat banget buat kerja disini :’) Oiya satu lagi! kalo kamu apply untuk jalur management trainee kamu juga harus punya alasan yang mendasar dan kuat untuk kenapa mau apply ke department (misalnya: finance department), apa skills yang bisa kamu kontribusikan ke team.. coba pikirin baik2 yaa!

2. It’s about “YOU” not “WE” 

Kesalahan kedua yang pernah aku lakukan di awal-awal cari kerja adalah fokus terhadap keberhasilan team tanpa “menjual” kontribusi diri yang telah di lakukan. Padahal dalam apply kerja ini kan.. harusnya AKU yang jadi “the one”-nya hhehehe..

So, dalam interview / menuliskan motivation letter.. fokus dengan kontribusi yang kamu berikan ke team, yang nantinya sejalan ketika kamu bekerja dan jadi part of team di company tersebut. Dalam menulis motivation letter dan menceritakan kontribusi ketika interview aku juga fokus dengan metode STAR, yaitu Situation, Task, Action, and Result. Jadi pertama, jelasin dulu situasinya seperti apa, role kamu sebagai apa, kemudian task / tugas kamu sebagai apa, scope-nya sebesar apa, challenge / issue -nya apa, lalu dibagian action, kamu jelasin, step by step bagaimana memberikan solusi agar issue itu bisa berhasil, terakhir result.. ceritakan hasil akhirnya apa..

3. Iklan Lowongan Pekerjaan vs CV, Motivation Letter & Interview 

Kesalahan yang sering aku liat dari temen-temen yang apply kerja adalah membuat CV dan Motivation Letter yang sangat general / umum dan disebar ke seluruh company. INI JANGAN DITIRU YA! Kenapa? karena setiap lowongan pekerjaan punya spesifikasi calon pegawai yang beda-beda, dan disini lah saatnya kamu untuk menyesuaikan dengan lowongan tersebut.

Kita ambil contoh, misalnya lowongan PCPM Bank Indonesia. di dalam iklan lowongan tsb ada beberapa kata kunci yang perlu dicatat: aktif berorganisasi di kampus dan atau sosial kemasyarakatan, integritas dan dedikasi tinggi, komitmen professional.

Nah! dari kata kunci diatas, hendaknya kamu tonjolkan dalam CV, Motivation Letter dan Interview disertai dengan bukti-bukti yang konkrit yaa!

4. First Impression is always IMPORTANT!

Ketika datang interview, please remember.. sikap kamu dinilai dari pertama masuk gedung kantor tersebut hahaha.. jadi jaim dikit ya! gak perlu pake baju baru untuk interview, tapi pastikan baju dan sepatu kamu bersih, rapi, gak kusut dan nyaman untuk digunakan seharian, buat yang cewek-cewek, hindari rok mini, baju nerawang biar yang interview bisa fokus ke content hehe 😉

Jangan lupa senyum! grogi itu wajar.. tapi dengan senyum biasanya jadi relax dan interview juga berjalan dengan santai 🙂 aku selalu latihan di depan kaca, dengan melakukan tanya jawab sendiri hahaha.. karena yaa biasanya interview kerja itu kan udah ber-template yaa.. dan dengan latihan di depan kaca aku bisa menilai aku ini udah cocok belum raut mukanya, udah lancar belum jawab pertanyaan, dsb. Give your best intinya! 😀

5. Only put the MOST Recent EXPERIENCES and Biggest Accomplishments!

Ini pentingnya untuk selalu berprestasi, ambisius dan menchallenge diri kamu untuk menjadi lebih baik setiap harinya hahaha.. karena CV adalah jalur pertama untuk lolos dipanggil ke tahap berikutnya dan untuk membuat CV yang bagus kamu butuh prestasi & pengalaman organisasi dan atau pengalaman kerja.

Aku belajar dari salah satu career fair yaitu untuk fokus ke prestasi / pengalaman di 3 tahun terakhir. Ketika aku 2017, apply kerja.. so pasti pengalaman aku jadi wakil ketua OSIS SMA di periode 2007-2008 udah gak relevan lagi :’) nah apalagi juara fashion show jaman SD hahaha..

Nah buat kamu yang lagi apply kerja, di pilah-pilah lagi yaa prestasinya.. prestasi tingkat RT hendaknya gak usah di masukin.. lebih baik fokus ke prestasi akademik & non- akademik yang mempunya level of achievement yang tertinggi. Sesuaikan juga dengan lowongan kerja yang sedang di apply, yaa juara makan kerupuk gak perlu di tulis kalo kamu mau apply jadi Business Analyst.. kan tidak mendukung kinerja kamu nantinya hehehehe :’)

So, best of luck buat para pencari kerja dimanapun kamu berada… give your best dan jangan lupa berdoa, minta doa restu orang tua dan juga bersedekah.. agar pintu rezeki kamu di buka lebar-lebar oleh Tuhan yang Maha Esa 😀

Aminnnn…

 

Salam,

 

Vira Arman

Gimana Rasanya Kerja di Belanda? 

Hai semuanyaaaa!

Beberapa hari yang lalu, blog ini ulang tahun yang 9 loh! Waaaah gak nyangka uda tua juga ya umurnya. Kadang di update, kadang nggak.. dulu tuh.. waktu aku masi single alias jomblo #eeaaa blog ini adalah teman terbaik untuk curcol, berbagi tips, dan mengisi malam mingguku karena ga punya pacar wkwkk..

Nah, biasanya begitu punya pacar udah lupa deh ngapdet blog ini. Begitupun sekarang punya suami… hahaha..

Anyhow, kehidupanku sekarang udah berubah. Dari single jadi punya suami. Dari student jadi punya kerja. Sekitar satu bulan lah aku uda mulai kerja lagi. Tempatnya di Amsterdam. Masih di industri perbankan juga…

Kali ini, aku mau sedikit sharing tentang pengalaman kerja disini yang cukup berbeda compare to pengalamanku 2 kali kerja di Indonesia.

Apa aja bedanya? Yuk baca!

Jam kerja

Literally, 9-5 walopun di iklan lowongan kerja tertulis “no 9-5 mentality” hahaha.. aku seneng sih disini menjunjung tinggi work life balance. Bahkan, bu boss aku ngusir dari kantor kalo aku jam 5 masih nangkring di depan komputer.. 🙂 katanya, “go home vira…..go home!”

Sedangkan di Indonesia, aku pulang jam 7 itu normal. Pulang jam 9 malah juara 😂 hhahaha

Panggilan

Setua apapun boss nya panggilah dengan nama. Gak perlu ada embel2 pak, bu, mbak, mas kayak di Indonesia.

Approval

Aku masi inget banget, kalo kerjaanku di Indonesia salah satu ya adalah ngonsep berbagai macam memo, surat, proposal, laporan, dll.. dan yaa.. boss ku harus ngasi approval pake tanda tangan asli. Bayangkan berapa ribu kertas, berapa puluh lemari untuk nyimpen file tersebut. Belum lagi, kalo aku salah ngeprint, lupa ngasih titik, koma, lalalaa.. dan menyebabkan aku harus ngeprint ulang lagi.. sering kali, kalo nyari file2 lama, kayak nyari jarum diatas tumpukan jerami..susah banget cyin! Harus bukain file satu-satu.. Hahahaha..

Nah disini, everything cukup pake email. Approval juga pake email.. dan kapasitas email pribadi (account kantor 61 GB), dulu yaa aku inget banget harus sering2 ngapus2in email outlook kantor karena kapasitasnya gak mumpuni wkwk..

Komposisi Pegawai

Dikantorku mayoritas orang Belanda (yaiyalaaah..), tapi untungnya karena international company day-to-day business pake bahasa inggris.

Dari segi umur karyawan, kantorku ini mirip juga ama kantor kedua ku di Indonesia.. mungkin saking nyamannya dari segi culture, fasilitas dan benefit, orang2 jadi enggan untuk pindah kerja. Guess what? Semuanya udah berumuuur.. oh ya! Disini pensiun sampe 67 tahun, jadi angkatan papa aku disini masi kerja hahaha.. bahkan dengan umurku yang sekarang 26 tahun aja, i’m the youngest in my team. Amazing ya?

Absensi & Fleksibilitas

Hmm.. sebenernya, banyak multinational company di Indonesia yang gak perlu absen, tapi nih.. selama hampir 3 taun kantor lama ku di Indo menerapkan absen jari, setiap masuk dan pulang.

Sedangkan disini ya ngatur sendiri, bahkan temen2ku bisa working from home 2 hari dalam seminggu.. se selow itu, yang penting outputnya ada, dan gampang di contact kalo ada apa2.

Disisi lain, kalo aku sii tetep masuk 5 kali seminggu ya.. karena lingkungan kerja lebih kondusif drpada dirumah hahaha.. trus di kantor aku punya 3 monitor, jadi kerja lebih cepet.. kalo dirumah kan cuma pake laptop.. gak pewe gitu.

IT Security

Aku selalu suka hal2 berbau high-tech, dan di kantor pertamaku yang bergerak dibidang oil and gas, hal ini uda diterapkan.. contohnya terlihat dari smart card yang menjadi ID pegawai dan harus di masukkan kalo mau log-in computer.

Kantor keduaku? Sebatas email kantor aja, padahal ini institusi krusial yang dimiliki indonesia loh?! hehe

Anyhow, aku seneng sekarang aku bisa menikmati “kefancyan” IT system yang sama dengan kantor pertamaku di kantor ini. Bahkan, saking secure-nya, setiap aplikasi kantor passwordnya harus beda.. until now aku harus hafal 16 passwords & username tersebut. Masalahnya tiap hari aku harus bekerja dengan aplikasi2 tersebut… 😂😂😂

Yak sekian perbedaan yang kutemukan dari kantor baruku. So far, aku sii nyaman banget disini.. semoga bisa terus berkembang disini amin 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Salam dr Den Haag..

Vira Arman

Dear C,

Dear Copycat,

Dari jaman friendster, blog, facebook, instagram sampe vlog, kenapa sih kamu masih aja hobi nyontek orang lain? kehabisan ide ato emang kebiasaan? kenapa sih kamu gak bangga sama buah hasil pemikiran kamu sendiri? kenapa kamu gak coba gali potensi diri sendiri?

aku sampai gak habis pikir… sifat kamu cuma satu, tapi wujud kamu berubah2 seiring berjalannya waktu.

berhenti. berhenti. berhenti.

aku bukan orang yang tepat untuk kamu ikuti.

 

salam,

 

dari yang bosan diikutimu.

Nikah, Kuliah S2 atau Kerja Dulu? |Curcol 1.0

Hi All!

Akhirnya aku bikin vlog tentang cinta, satu topik yang paling aku suka dari jaman masih nge-blog. So, kali ini aku mau cerita tentang kegalauan cewe-cewe di sepantaran aku (21-30an) yang kadang ragu antara pengen banget nikah tapi gak punya calon, pengen S2 tapi takut jauh dari “calon jodoh” di Indonesia, atau tetep kerja tanpa henti dan sering pulang lembur (aduh boss.. trus kapan saya cari jodohnyaaa???)

semoga vlog ini memberikan keyakinan kepada kamu, langkah apa yang bisa kamu ambil kedepannya hehehe.. best of luck!

xoxo,

Vira

Berburu Baju Lebaran!

Marhaban Ya Ramadhan!

Menginjak hari kedua bulan Ramadhan, Saya mau minta maaf kepada seluruh temen-temen kalo selama ini ada kesalahan baik yang disengaja maupun tidak. Smoga Ramadhan ini Ibadah kita semakin lancar yaa AMINNN 😀

Anyway, bagi sebagian orang Ramadhan sangat identik dengan tiga hal: THR, Mudik dan Baju Baru. Buat saya ini juga hal yang paling ditunggu-tunggu HAHAHAHAHA.. seneng rasanya dapet THR yaa! apalagi ini adalah tahun ketiga saya dapet THR dari kantor hhihihi.. oiya! jangan lupa buat berzakat yaa temen2..

Nah MUDIK! biasanya waktu masih tinggal di Jakarta saya pasti balik ke Kalimantan buat mudik.. tapi taun ini tentu saja berbeda hehehehe.. karena most of the time saya di Kalimantan.. soooo, this year saya bakal merayakan lebaran sambil holiday! 😀 I’M SOOOOOO EXCITED!

last but not least, BAJU BARU! seperti lagu yang sering terngiang waktu kecil “baju baru alhamdulillaaah.. tuk dipakai di hari raya…” huehuehehehhe.. guess what? walopun bukan suatu kewajiban.. tapi beberapa taun belakang ini saya suka aja belanja (yaa emang dasarnya laper mata) buat beli special outfit yang dipakai ketika pergi ke mesjid di hari raya. pernah juga sok-sok mau hijabers ke mesjid tapi in the end, gara2 buru2 dan gak ngerti gimana ngelilitnya akhirnya pake mukena aja hhihi..

from 2013..

ki-ka: vica - mama -mba' ghia - papa - mas Abduh

ki-ka: vica – mama -mba’ ghia – papa – mas Abduh

2014..

Sebelum shalat Ied! :D

Sebelum shalat Ied! 😀

me and mama

me and mama

The Armans - Idul Fitri 1435 H

The Armans – Idul Fitri 1435 H

and now.. 2015…

to be honest saya belom beli baju lebaran buat taun ini hahaha.. padahal sebenernya udah kepikiran buat beli dari bulan lalu (dengan harapan baju-baju belom naik harganya) hheheehe.. tapi apadaya sekarang udah Ramadhan! OIYA! karena lebaran biasanya tinggal bertiga sama Papa Mama.. saya jadinya suka kembaran sama Mama.. model favorit kita kaftan2 gitu..

Ditengah kesibukan kantor, nyiapin liburan, nyiapin engagement party daaaaan juga nyiapin wedding.. waktu saya selama weekend di Jakarta jadi teramat sangat limited.. no time for window shopping 😦 DAAAAN salah satu solusinya adalah ONLINE SHOPPING! a bit tricky jugaa.. karena kalo beli barang online kan gak bisa dicobain dulu yah.. but! don’t worry! ada salah satu recommended website yang sangat rinci dalam memberikan detail ukuran, kemudahan bertransaksi daan boleh di exchange kalo emang salah ukuran ato knapa2 (T&C apply) yaitu di Zalora Indonesia 😀 berbagai pilihan kaftan dari Zalora juga disini.. duh! saking banyaknya pilihan saya jadi pengen smua HAHAHAHA.. take a look some of my favorites! please vote!

NO. 1

NO. 1

NO. 2

NO. 2

NO. 3

NO. 3

Happy Shopping, Ladies! 😀

Cheers,

Vira Cania

Happy 6th Bday, Blog!

whoah! 6 years and counting!

whoah! 6 years and counting!

Happy 6th Bday, viracanya.wordpress.com ! 😀

dimulai dari 6 taun yang lalu, iseng mencari wadah buat menuliskan kejadian-kejadian konyol (see: my most favorite silly story (hapeku sayang, hapeku malang)! dan cerita2 abstrak dari seorang Vira, berubah menjadi tips-tips menghadapi hidup #heyaa , diselipi dengan cerita kehidupan sehari2 dari mulai masuk kuliah, lulus, kerja, jalan-jalan, pindah kerja, sampai akhirnya punya pacar terakhir 🙂 (amin).

terima kasih buat temen-temen silent reader yang diem-diem suka dateng kesini, buat temen2 yang jarang comment melainkan comment langsung kalo ketemu saya, dan buat pembaca yang “berani” buat comment langsung hahaha..

semoga blog ini selalu dan akan tetap bermanfaat buat saya dan kalian 😀

lots of love,

Vira C. Arman.